Rabu, 01 Desember 2010

EDUFUNFEST - Diramaikan Seminar dan Games Anak

Dok. Jawa Pos
Logo Edu Fun Festival 2010
Surabaya, 23-Nov-2010
EDUFUNFEST - Diramaikan Seminar dan Games Anak
SURABAYA – Antusiasme masyarakat pada ajang Jawa Pos Edufunfest 2010 sangat tinggi. Meski pendaftaran story telling dan fashion show sudah ditutup, tetapi masih ada saja yang mendaftar. Acara yang akan berlangsung selama empat hari (25–28 November) di Atrium Plaza Tunjungan itu juga akan diisi seminar dan diskusi pendidikan. Menurut Yuki Nasution, ketua panitia Jawa Pos Edufunfest 2010, panitia terpaksa menolak calon peserta yang mendaftar belakangan. Bukan karena terlambat, melainkan kuota sudah habis. ’’Kuotanya 40 untuk masing-masing lomba. Namun, akhirnya kami terima hingga 90,’’ ujarnya.
Seminar pendidikan bertajuk Mendidik Anak di Era Digital akan dihelat pada 27 November pukul 19.30. Seminar tersebut akan menghadirkan pakar pendidikan sekaligus owner sebuah lembaga playgroup Takim Andriono. Para orang tua bisa bertanya mengenai metode-metode terbaru dalam mendidik anak pada masa kini.
Pada hari terakhir, diadakan diskusi cara membagi waktu antara hobi dan pelajaran. Kali ini, Takim tak sendirian sebagai pembicara. Dia akan didampingi Fay Nabila, finalis Indonesia Mencari Bakat (IMB) asal Surabaya. Diskusi tersebut berlangsung mulai pukul 17.00.
Berbagai sekolah dan lembaga pendidikan akan meramaikan stan-stan pameran. Salah satunya adalah Bright Kiddie and Bell Junior High School. Menurut Lany Guito, pimpinan Bright Kiddie and Bell Junior High School Surabaya, stan pameran lembaganya akan dikemas menarik dan berbeda. Pihaknya akan menampilkan finger print dan mengadakan beberapa games edukatif.
’’Kami ingin menyampaikan kepada orang tua kalau setiap anak berbeda dengan yang lainnya,’’ terangnya. Selama ini, orang tua tak jarang membandingkan anak dengan kakak atau adiknya. Padahal, dia jelas-jelas berbeda dengan saudaranya. Melalui finger print, orang tua bisa lebih memahami potensi anak.
Games yang akan dihelat, antara lain, memancing menggunakan magnet, melempar dengan tepat, dan permainan bernama electric wire. Games tersebut bersifat edukatif yang akan melatih konsentrasi dan motorik anak.

FESTIVAL JINGLE BELLS - Warga Berpartisipasi lewat Balot

Dok. Jawa Pos
Logo Festival Jingle Bells
Surabaya, 29-Nov-2010
FESTIVAL JINGLE BELLS - Warga Berpartisipasi lewat Balot
SURABAYA – Festival Jingle Bells Jawa Pos memang dikemas menjadi pesta warga gereja untuk menyambut kelahiran Yesus. Sajian utama dalam festival itu adalah unjuk talenta gereja yang selama ini dipersembahkan untuk memuji Tuhan. Warga tetap bisa berpartisipasi dalam acara itu. Caranya, memilih peserta favorit dalam festival yang dimulai pada Rabu (1/12) tersebut.
’’Akan segera terbit balot di Jawa Pos. Sarana itulah yang dijadikan ajang untuk memilih peserta favorit,’’ kata Rensi Dewi Bulan, panitia acara. Tiap hari selama festival tersebut berlangsung, balot hadir di halaman koran ini. Dengan balot itu, warga bisa memilih peserta festival yang difavoritkan.
Balot tersebut akan diundi secara berkala hingga akhir festival pada 18 Desember. ’’Ada hadiah total Rp 20 juta untuk pengirim balot yang beruntung,’’ ungkapnya.
Nah, balot-balot tersebut akan dihitung panitia untuk menentukan pemenang favorit. ’’Selain pemenang yang nilainya ditentukan juri berdasar penampilan, ada pemenang favorit yang murni dipilih berdasar hitungan balot,’’ papar Rensi.
Sehubungan dengan waktu pelaksanaan festival yang kian dekat, Theis Watopa, salah seorang juri, mengingatkan para peserta agar menyiapkan seluruh unsur penampilan. Salah satu fokus penampilan itu memang pujian kepada Tuhan. Menurut dia, unsur entertainment tetap tidak boleh ditinggalkan. ’’Semua harus seimbang. Juri melihat semuanya. Kualitas menyanyi, cara menghayati lagu, sampai penguasaan panggung,’’ ungkap juri dari Bahana Suara Maranatha tersebut.
Festival Jingle Bells Jawa Pos diselenggarakan di empat pusat perbelanjaan. Yaitu, Royal Plaza (1–3 Desember), Tunjungan Plaza 2 (4–5 Desember), East Coast (10–12 Desember

Welcome to Surabaya, Navarrete! Dua Hari, Miss Universe 2010 Bertemu Penggemar di Kota Pahlawan

Dok. Jawa Pos/ Adv.Dept
Jawa Pos presents
Surabaya, 14-Oct-2010
Welcome to Surabaya, Navarrete! Dua Hari, Miss Universe 2010 Bertemu Penggemar di Kota Pahlawan
JAKARTA – Miss Universe 2010 Ximena Navarrete, 22, hari ini (14/10) mendarat di Surabaya sekitar pukul 09.00. Gadis kelahiran Guadalajara, Meksiko, 22 Februari 1988, itu akan menikmati suasana Kota Pahlawan. Surabaya merupakan kota terakhir yang dia kunjungi selama di Indonesia sebelum kembali ke New York, AS, melalui Jakarta.
Sebelum ke Surabaya, Navarrete bersama Putri Indonesia 2010 Nadine Alexandra Dewi Ames kemarin (13/10) melakukan kegiatan amal di Rumah Sakit (RS) Kanker Dharmais, Jakarta. Acara tersebut didukung merek ponsel Nexian. Begitu tiba di Jakarta setelah mengikuti acara di Solo dan Jogjakarta pada Selasa lalu (12/11), keduanya menuju ke rumah sakit tersebut.
Saat tiba di RS, Navarrete dan Nadine diajak berkeliling rumah sakit. Langkah dua wanita cantik itu terhenti di lantai 4 yang dikhususkan tempat perawatan anak penderita kanker (onkologi anak). Senyum mengembang di wajah Navarrete ketika  mendapatkan sambutan istimewa. Dua bocah penderita kanker, yakni Arkananta, 3; dan Thalia, 4; datang menghampiri. Dengan lengan berbalut infus, dua bocah itu memberikan karangan bunga mawar merah kepada Navarrete dan Nadine.
Kunjungan di tempat perawatan penderita kanker anak itu juga diisi dengan beragam pertunjukan oleh pasien anak. Mereka menyanyi dan membaca puisi. Navarrete juga menyerahkan bingkisan peralatan sekolah, seperti alat tulis, buku, dan tempat minum. Pada kesempatan sama, Presiden Direktur Nexian Martono Jaya Kusuma menyerahkan donasi Rp 200 juta kepada pembina Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia (YPKAI) RS Kanker Dharmais Dr Edi Setiawan Tehuteru SpA dan bantuan operasional berupa sebuah unit HP Nexian kepada Dr Angky Tri Rini SpA.’’Dana itu akan kami gunakan untuk membantu biaya pengobatan, sekolah, penyebarluasan informasi tentang kanker anak ke daerah-daerah di Indonesia,’’ kata Edi.
Navarrete dan Nadine kemudian menuju ke ruang perawatan anak, yakni ruang apel dan ruang anggur. Disambangi Miss Universe dan Putri Indonesia, anak-anak mengekspresikan berbagai perilaku. Ada yang malu-malu, tertawa, dan bahkan menyalami ratu kecantikan sejagat itu terlebih dahulu. Kebahagian pasien bocah tersebut bertambah saat Navarrete memberikan foto dirinya kepada setiap anak. Menurut Edi Setiawan, kedatangan dua putri itu menghibur anak-anak dan mendorong penyembuhan secara psikologis. ’’Selain (pengobatan) clinically, pasien harus dibantu dari sisi psikologis dan sosial.
Kegiatan seperti ini sangat positif karena bisa membantu anak-anak membangkitkan semangatnya,’’ ujarnya.
Sementara itu, Head of Corporate Communication Yayasan Puteri Indonesia Mega Angkasa mengatakan bahwa ada beberapa kegiatan lagi di Jakarta kemarin. Antara lain, bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. ’’Besok (hari ini, Red) ke Surabaya. Miss Universe dan Putri Indonesia akan terbang dengan pesawat Garuda pukul 08.00,’’ katanya.
Di Surabaya, Navarrete dan Nadine akan keliling selama dua hari. Betha Landes Kemala Sari, finalis Putri Indonesia 2010 dari Jatim, bakal menemani. Setumpuk jadwal menanti mereka. Navarrete akan menyapa dan meluangkan waktunya untuk berfoto bersama dengan warga Surabaya yang terpilih. ’’Tidak ada permintaan aneh-aneh kok dari Miss Universe 2010.
Paling, kita hanya memaksimalkan pengamanan,’’ ujar Lucia Cicilia, panitia penyambutan Miss Universe dari Jawa Pos. Dia mengungkapkan, makanan juga tidak menjadi masalah bagi Navarrete. Bahkan, perempuan yang menjadi model sejak usia 16 tahun itu dikabarkan menyukai makanan spicy alias berbumbu dan pedas. Pas dengan karakteristik makanan Surabaya. ’’Di negara asalnya, makanannya juga cenderung spicy dan pedas. Hampir sama,’’ jelas Cicilia.
Rencananya, setiba di Bandara Internasional Juanda, Navarrete mengunjungi PT Hartono Wira Tanik (HWT), produsen berbagai perhiasan dari emas. Selanjutnya, dia mengunjungi outlet HWT di Pasar Atum dan berjumpa dengan pelanggan HWT. Setelah istirahat sejenak di Hotel JW Marriott, Navarrete bakal menghadiri acara bertajuk Yamaha Dinner with Miss Universe 2010 di Imperial Ballroom 1 Pakuwon Golf & Family Club. Seribu pelanggan Yamaha akan bertemu dengan gadis ayu tersebut.
Acara makan malam itu bertema Viva Las Vegas. Sebab, bakal tampil Las Vegas Cabaret Dance dan Mexican Dance oleh Broadway Dance Company. Jumat besok (15/10) sulung di antara dua bersaudara tersebut akan foto bersama dengan pelanggan Mr Pancake. Lalu, dia bakal mengunjungi Mal Galaxy dan mampir di dua outlet di pusat perbelanjaan kawasan Surabaya Timur tersebut. Sebelumnya, putri pasangan Carlos Navarrete dan Gabriela Rosete itu juga mampir dan menyambangi pelanggan Jayanata Beauty Center. (mug/jan/any/c4/dwi)

Rabu, 24 November 2010

Archimedes

rchimedes

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Archimedes of Syracuse
(Greek: Ἀρχιμήδης)
Archimedes Thoughtful by Fetti (1620)
Archimedes Thoughtful by Fetti (1620)
Lahir c. 287 BC
Syracuse, Sicily
Magna Graecia
Wafat c. 212 BC
Syracuse
Tempat tinggal Syracuse, Sisilia
Bidang Matematika, fisika, Teknik, Astronomi, Penemu
Dikenal atas Prinsip Archimedes, Archimedes' screw, Hydrostatics, Levers, Infinitesimals
Bola dan tabung dimasukkan dalam bak air Archimedes untuk membuktikan bahwa volume dan luas permukaan bola adalah 2/3 dari tabung
Archimedes dari Syracusa (sekitar 287 SM - 212 SM) Ia belajar di kota Alexandria, Mesir. Pada waktu itu yang menjadi raja di Sirakusa adalah Hieron II, sahabat Archimedes. Archimedes sendiri adalah seorang matematikawan, astronom, filsuf, fisikawan, dan insinyur berbangsa Yunani. Ia dibunuh oleh seorang prajurit Romawi pada penjarahan kota Syracusa, meskipun ada perintah dari jendral Romawi, Marcellus bahwa ia tak boleh dilukai. Sebagian sejarahwan matematika memandang Archimedes sebagai salah satu matematikawan terbesar sejarah, mungkin bersama-sama Newton dan Gauss.

[sunting] Penemuannya

Pada suatu hari Archimedes dimintai Raja Hieron II untuk menyelidiki apakah mahkota emasnya dicampuri perak atau tidak. Archimedes memikirkan masalah ini dengan sungguh-sungguh. Hingga ia merasa sangat letih dan menceburkan dirinya dalam bak mandi umum penuh dengan air. Lalu, ia memperhatikan ada air yang tumpah ke lantai dan seketika itu pula ia menemukan jawabannya. Ia bangkit berdiri, dan berlari sepanjang jalan ke rumah dengan telanjang bulat. Setiba di rumah ia berteriak pada istrinya, "Eureka! Eureka!" yang artinya "sudah kutemukan! sudah kutemukan!" Lalu ia membuat hukum Archimedes.
Dengan itu ia membuktikan bahwa mahkota raja dicampuri dengan perak. Tukang yang membuatnya dihukum mati.
Penemuan yang lain adalah tentang prinsip matematis tuas, sistem katrol yang didemonstrasikannya dengan menarik sebuah kapal sendirian saja. Ulir penak, yaitu rancangan model planetarium yang dapat menunjukkan gerak matahari, bulan, planet-planet, dan kemungkinan konstelasi di langit.
Di bidang matematika, penemuannya terhadap nilai pi lebih mendekati dari ilmuan sebelumnya, yaitu 223/71 dan 220/70.
Archimedes adalah orang yang mendasarkan penemuannya dengan eksperimen sehingga ia dijuluki Bapak IPA Eksperimental.

Produksi Batu Bara Digenjot hingga 290 Juta Ton

Produksi Batu Bara Digenjot hingga 290 Juta Ton PDF Print
Sunday, 21 November 2010
PEMERINTAH optimistis tahun ini produksi batu bara nasional bakal menembus 290 juta ton,lebih tinggi dari proyeksi awal sebesar 275 ton.


Produksi batu bara nasional hingga kuartal III/2010 mencapai 206 juta ton. Jumlah ini mencapai 75% dari total target selama kurun 2010. “Produksi memang bisa terganggu curah hujan.Tapi, di akhir tahun produksi batu bara bisa mencapai angka 290 juta ton.”ujar Dirjen Mineral, Batu Bara, dan Panas Bumi Kementerian ESDM, Bambang Setiawan. Untuk memenuhi total produksi batu bara selama setahun,pemerintah selalu memasang target realistis. Bambang menuturkan, untuk tahun 2011 target penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor pertambangan naik menjadi Rp16,5 triliun. Sementara untuk target produksi batu bara sebesar 326,65 juta ton.

Dari produksi sebanyak itu, pemerintah juga mengalokasikan 78,97 juta ton untuk kebutuhan dalam negeri.Pada 2009 produksi batu bara nasional mencapai 254 juta ton.Pada 2009 volume ekspor mencapai 198 juta ton, sedangkan untuk kebutuhan domestik hanya mencapai 56 juta ton atau hanya sekitar 22% dari produksi nasional. Dari tahun ke tahun volume ekspor lebih besar dibandingkan pasokan terhadap kebutuhan batu bara domestik.Di sisi lain,terdapat sejumlah kebijakan pemerintah yang mewajibkan para pelaku pertambangan batu bara untuk lebih mementingkan kebutuhan batu bara domestik sebelum diekspor.

Untuk perusahaan,Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B), kewajiban ini bahkan dinyatakan di dalam perjanjian PKP2B tersebut,bahwa PKP2B bisa ekspor setelah kebutuhan domestik terpenuhi. Setelah terbitnya UU No 4/2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara, penegasan tentang kewajiban mementingkan kebutuhan batu bara domestik atau disebut juga dengan domestic market obligation (DMO) semakin tegas. Lantas, apa yang selanjutnya diperlukan ke depan? Baik pelaku pertambangan batu bara maupun para konsumen dalam negeri perlu komitmen bersama untuk mementingkan produksi batu bara nasional untuk pertama-tama digunakan dalam negeri. Dalam konteks ini, terutama adalah PLTU batu bara dalam negeri sebagai pengguna batu bara terbesar.

Bambang menegaskan, para konsumen batu bara di dalam negeri, khususnya PLTU baik dari PLTU swasta maupun PLTU milik PLN sebelum membangun combustion system atau pembangunan boiler pada PLTU tersebut sebelumnya harus mempertimbangkan dan menggunakan kualitas batu bara yang ada di dalam negeri. Bukan sebaliknya, boiler dibangun dulu setelah itu baru batu baranya dicari. “Kalau mekanismenya seperti ini bakalan repot karena bisa terjadi nantinya hanya sedikit yang bisa memenuhi spesifikasi boilertersebut,’’tuturnya. Sementara Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Batubara Indonesia (APBI) Bob Kamandanu mengatakan, produksi batu bara nasional tahun ini melebihi target yang diberikan pemerintah.

Menurut dia, hingga September produksi batu bara sudah menembus angka 310 juta ton. “Untuk tahun depan kami yakin angka produksi bisa meningkat. Semoga faktor cuaca juga mendukung.” paparnya. (hardani triyoga)

Pesan dari Negeri Pelangi

Pesan dari Negeri Pelangi PDF Print
Sunday, 21 November 2010
Image

TEATER ANAK AKAR,
Beberapa aktor Teater Anak Akar sedang beraksi pada pementasan Nyanyian Negeri Pelangi di Graha Bhakti Budaya TIM, 15-16 November 2010.       

Teater Anak Akar mendedahkan kisah negeri yang indah,negeri penuh warna,negeri pelangi.Lewat drama musikal Nyanyian Negeri Pelangi mereka mengkritik negeri yang semakin satu warna ini. Pluralitas menjadi isu sentral dalam produksi ke-17 Teater Anak Akar. Sebuah drama musikal yang tak hanya pertunjukan yang menghibur, tetapi juga penuh dengan kritik sosial yang ditujukan kepada orang dewasa. Cerita dimulai dari sebuah Negeri Pelangi. Negeri yang semula warna-warni, mendadak diguncang prahara.Mereka dipaksa untuk menggunakan atribut satu warna.

Keberagaman dari Negeri Pelangi terusik. Nyanyian Negeri Pelangipun berubah menjadi nyanyian duka nestapa. Negeri Pelangi adalah negeri yang indah.Semua warna tersedia. Semua warga bebas untuk memilih warna-warni kesukaan mereka.Negeri yang penuh warna,penuh pesona. Anak-anak riang gembira. Bernyanyi dan menari dengan atribut yang warna-warni. Namun, suka gembira penghuni Negeri Pelangi yang selalu bernyanyi dan menari ini mendadak diguncang oleh prahara.

Itu setelah seorang warga dari Negeri Pelangi bernama Wangi Seronce kesusahan mencari anaknya Wangi Cendana yang jarang pulang ke rumah. Wangi Cendana yang selalu pamit untuk pergi ke sekolah,mendadak menjadi pendiam. Usut punya usut, ternyata Wangi Cendana tak berangkat sekolah karena dipaksa untuk memakai seragam warna hitam.Guru Wangi Cendana selalu menghukum murid-muridnya dengan perilaku yang kasar. Persoalan tak berhenti di sini.

Di sudut rumah yang lain Pandan Suci harus rela untuk mengikuti perintah dari suaminya Suket Teki agar mengenakan atribut warna hitam. Mulai dari sandal, jepit rambut hingga baju,semuanya warna seragam hitam. Setelah melapor ke tetangga, tak dinyana, ternyata semua ibu-ibu di Negeri Pelangi juga mengalami perlakuan yang sama dari suaminya. Mereka dipaksa untuk memakai atribut warna hitam. Negeri Pelangi yang pada hakikatnya warna-warni pun guncang.

Ada apa ini? Buluh Sebilu yang mewakil ibuibu sebagai simbol warga pun mencoba untuk melindungi pluralitas warganya yang cinta warna-warni. Mereka pun mengusut persoalan negara itu.Tapi sayang,ketika terjadi peringatan hari warna-warni mereka diserang oleh sekelompok orang.Mereka mengganti bendera warna-warni menjadi hitam.Buluh Sembilu tak tinggal diam.

Dia dan ibu-ibu pun melakukan perlawanan. Persoalan pluralitas memang diangkat secara jelas oleh Teater Anak Akar dalam produksi ke-17 ini.Dengan konsep drama musikal Nyanyian Negeri Pelangi, mereka hendak menjelaskan tentang keadaan Indonesia secara umum.Tentang pluralitas,tentang kebebasan memilih warna-warni dan, ragam persoalan lain. “Seperti kita tahu, penggunaan seragam di sekolah juga menjadi salah satu bagian yang kita bidik di sini.

Anak-anak tak lagi diberi kebebasan untuk memilih warna,”ujar sutradara drama musikal Nyanyian Negeri Pelangi,Ibe Karyanto kepada wartawan usai pentas di Graha Bhakti Budaya,Taman Ismail Marzuki,Jakarta. Ibe, dalam teater ini,memang sedikit memaksakan diri.

Tema pluralitas teramat berat untuk dimainkan oleh Teater Anak Akar. Meski demikian, justru di sinilah letak daya tariknya pertunjukkan yang digelar 15–16 November itu. Penonton bisa memperoleh gambaran tentang keberagaman yang selama ini menjadi semboyan negeri tercinta.Bagaimana pemaksaan itu merupakan pengkhianatan dari kebinekaan Indonesia.Kodrat warna-warni tak bisa dipaksakan untuk menjadi satu warna. (sofian dwi)

Tentara-Polisi Saling Serang di Stadion

Tentara-Polisi Saling Serang di Stadion PDF Print
Thursday, 25 November 2010
MAKASSAR(SINDO) – Laga kandang PSM Makassar melawan Persiwa Wamena diwarnai insiden memalukan. Oknum polisi dan oknum tentara terlibat saling serang saat pertandingan tengah berlangsung.

Akibat insiden itu, penonton yang berada di area sebelah selatan baik yang terbuka maupun tertutup terganggu dan panik.Tak hanya itu, penonton tribun terbuka dan tertutup yang berada di area selatan mendapat lemparan batu dari luar. Tak menerima kejadian itu penonton yang berada di dalam lapangan membalas lemparan. Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin yang menyaksikan pertandingan terpaksa turun tangan untuk menenangkan para penonton.“Mari kita semua mendukung PSM Makassar. Hidup PSM,” teriak Ilham dengan menggunakan pengeras suara milik panitia pertandingan. Ilham mengaku sangat menyesalkan kejadian tersebut.

Menurut Ilham, pemicu insiden itu hanya persoalan sepele, yakni tidak mau membeli tiket. Ilham, yang juga Ketua Umum PSM Makassar ini menjelaskan, bentrokan yang melibatkan oknum polisi dan tentara, semua sudah selesai dan tidak ada masalah lagi karena kedua belah pihak masingmasing bisa menenangkan diri. “Kalaupun sempat terjadi ada bentrokan, saya kira itu dinamika. Tapi sekali lagi,antara tentara dan polisi, itu tidak ada masalah,” papar Ilham. Dari pantuan SINDO, tercatat tiga anggota TNI terluka sementara di pihak polisi juga dikabarkan dua terluka. Insiden itu diduga dipicu kesalahpahaman di pos pemeriksaan di pintu utama.

Kepala Staf Kodam (Kasdam) VII/Wirabuana Brigjen Subekti dan Kapolrestabes Makassar Kombes Muhammad Nur Samsul saling berkoordinasi di lokasi kejadian. Kasdam VII/Wirabuana Brigjen TNI Subekti, ditemui di lokasi kejadian,menyesalkan keributan yang menyebabkan jatuhnya korban luka.Apalagi melibatkan aparat keamanan yang sedang bertugas mengamankan pertandingan sepakbola.

Terpisah, Kapolrestabes Makassar Kombes Muhammad Nur Samsul yang ditemui di lokasi kejadian enggan berkomentar terkait insiden ini. ”Jangan dulu saya berkomentar,” ujarnya.Pertandingan sendiri dimenangkan PSM Makassar 2-1 (arif saleh/syamsu rizal/ muh syahrullah)